Setelah misa istimewa tersebut, Presiden Moon Jae-in telah berpidato, di antaranya menekankan bahwa penghentian Perang Korea dan penandatanganan Perjanjian damai di Semenanjung Korea akan menghapuskan Perang Dingin terakhir di dunia. Dia menunjukkan bahwa setelah menyatakan kepada dengan seluruh dunia tentang pembangunan satu Semenanjung Korea tanpa senjata nuklir dan ancaman nuklir melalui “Pernyataan Bersama Pyong Yang bulan September”, dua bagian negeri Korea selangkah demi selangkah melaksanakan isi-sisi dalam pernyataan tersebut. Presiden Moon Jae-in berharap supaya komunitas internasional akan khusus memperhatikan dan mendukung langkah-langkah kedua fihak. Dia berkomitmen akan memberikan perdamaian, menghentikan perpecahan yang telah memakan waktu lebih dari separo abad di Semenanjung Korea.