Kunjungan yang berlangsung atas undangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam beserta Istri tersebut bertujuan mendorong hubungan kerja sama persahabatan Vietnam-Myanmar ke tingkat yang baru.

Dalam konteks hubungan Vietnam-Myanmar terus mencapai kemajuan baru, kunjungan resmi Presiden Myanmar ke Vietnam mencerminkan kepercayaan, turut memperkokoh hubungan persahabatan, Kemitraan kerja sama komprehensif antara kedua negara. Melalui hal itu ditegaskan bahwa Vietnam konsisten dengan garis politik luar negeri yang damai, bekerja sama, berkembang dan multilateralisasi hubungan luar negeri. Vietnam mendorong hubungan dengan negara-negara sahabat tradisional, menghargai hubungan dengan Myanmar dan menghargai perhatian negara-negara ASEAN demi sebuah Komunitas ASEAN yang bersatu dan mandiri di tengah dunia yang mengalami banyak gejolak.