![]() |
Pernyataan Istana Kremlin memberitahukan bahwa dalam pembicaraan telepon tersebut, Presiden Vladimir Putin menekankan makna penting dari arti penting-nya komunitas internasional meneruskan aktivitas memulihkan infrastruktur sosial-ekonomi Suriah serta aktivitas merepatriasikan kaum pengungsi dan membawa para pengungsi sementara ke tempat tinggal jangka panjang.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa satu pesawat transportasi militer Rusia telah mengangkut 44 ton barang bantuan kemanusiaan termasuk obat-obatan, pakaian, dangau-dangau dan barang kebutuhan lain dari Perancis ke Suriah pada tanggal 21/7. Barang-barang tersebut telah didistribusikan ke rakyat yang sedang memerlukan bantuan darurat di Ghouta Timur, beberapa daerah di dekat Ibukota Damaskus, Suriah.

