![]() |
Ketika diinterviu oleh Harian “Le Figaro”, Presiden Vladimir Putin mengatakan: “Menurut informasi kami, tidak ada bukti yang menunjukkan ada senjata kimia yang digunakan oleh Bashar al-Assad. Kami diyakinkan bahwa dia tidak melakukan hal itu”. Di samping itu, Presiden Vladimir Putin memberitahukan bahwa dia meminta supaya melakukan investigasi di tempat kejadian di kota madya Khan Sehikhoun, namun semua negara adi kuasa telah menolaknya. Presiden Vladimir Putin menegaskan semua tuduhan ini bertujuan membuat Bashar al-Assad kehilangan muka dan menimbulkan tekanan terhadap pemimpin ini.
Pernyataan tersebut dikeluarkan sehari setelah Presiden Perancis, Emmanuel Macron mengatakan bahwa penggunaan senjata kimia di Suriah adalah satu batas merah terhadap Paris dan akan mengakibatkan pembalasan.

