Isi telegram ucapan selamat tersebut menunjukkan Rusia dan AS adalah dua negara yang punya tanggung jawab istimewa tentang keamanan dan stabilitas global, meski mengalami banyak perbedaan, tapi bisa sungguh-sungguh turut menangani banyak masalah dan tantangan yang dihadapi dunia. Kepala Negara Rusia percaya bahwa kerja sama Rusia-AS akan memenuhi kepentingan baik bagi dua negara maupun bagi komunitas internasional. Presiden Rusia, Vladimir Putin memberitahukan ia bersedia melakukan interaksi dan kontak dengan pihak AS.
