Rudal balistik Bulava diluncurkan dari kapal selam nuklir Generalissimus Suvorov milik Rusia di Laut Putih, 3 November 2022. Foto:Archive/VNA |
Juru Bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov, memberitahukan bahwa pembatalan ratifikasi Traktat CTBT menjamin keseimbangan terhadap Rusia dan Amerika Serikat di bidang ujicoba nuklir dalam konteks Washington belum meratifikasi traktat ini. Ia juga menunjukkan, gerak-gerik Rusia ini tidak berarti bahwa Moskow berencana melakukan ujicoba nuklir.
CTBT merupakan satu traktat multilateral yang melarang semua ujicoba nuklir, baik demi tujuan damai maupun militer. Traktat ini telah disahkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1996 dan ditandatangani 187 negara, tetapi hingga sekarang belum berlaku.

