Ini merupakan perubahan kedua dalam angkatan bersenjata Venezuela sejak kudeta yang gagal pada tanggal 30 April.
Sebelumnya, Presiden Maduro juga mengangkat Jenderal Gustavo Gonzalez Lopez menjadi Kepada Badan Intelijen Nasional Bolivar (SEBIN) sebagai pengganti Jenderal Manuel Ricardo Cristopher Figuera, orang yang dituduh mendukung pemimpin faksi oposisi Guaido dan memainkan peranan dalam kasus politikus oposisi Leopoldo Lopez yang dibebaskan ketika sedang harus mengalami tahanan rumah.
