Pada pertemuan tersebut, Presiden Vo Van Thuong menegaskan kebijakan konsekuen Vietnam ialah selalu menghargai pengembangan hubungan persahabatan tradisional dan kerja sama di banyak segi dengan negara-negara Asia Tengah, di antaranya ada Uzbekistan. Presiden Vo Van Thuong menginginkan agar hubungan Vietnam-Uzbekistan berkembang secara lebih substansial, memenuhi kepentingan warga kedua negara.

Presiden Vietnam, Vo Van Thuong bertemu dengan Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev (Foto: VNA)

Pada pihaknya, Presiden Uzbekistan menegaskan bahwa Tashkent sangat menghargai hubungan dengan Hanoi. Dia ingin memulihkan bidang-bidang kerja sama tradisional antara dua negara, terutama permigasan, pendidikan, pelatihan, pertukaran mahasiswa, dan silaturahmi budaya.

Kedua pemimpin juga sepakat terus memperkuat kerja sama di forum-forum multilateral, di antaranya ada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Uzbekistan menginginkan agar Vietnam menjadi jembatan penghubung untuk memperkuat konektivitas dengan Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN), sementara itu, Vietnam ingin memperkuat lebih lanjut hubungan kerja sama dengan kawasan Asia Tengah melalui Uzbekistan.