Menurut Zelensky, NATO tidak mungkin hanya menawarkan sebagian wilayah Ukraina untuk bergabung pada blok ini saja, karena hal itu sama artinya dengan pengakuan bahwa wilayah-wilayah sisanya tidak termasuk dalam Ukraina. Oleh karena itu, Ukraina tidak menerima hal ini.
Sebelumnya, dalam wawancara kepada kanal “Sky News” (Inggris) pada akhir pekan lalu, Zelensky pernah menyindir kemungkinan tentang penghentian “tahapan panas” dalam konflik sekarang ini dengan Rusia, apabila wilayah yang dikontrol Ukraina di bawah pembelaan NATO, bersamaan itu beranggapan bahwa Ukraina bisa merebut kembali wilayah-wilayah sisanya dengan “jalan diplomatik” pada masa depan.
