Menurut Profesor Carl Thayer, Sekjen To Lam menekankan akan melanjutkan warisan yang ditinggalkan Almarhum Sekjen Nguyen Phu Trong, dengan gigih dan tekun berjuang untuk mencegah dan memberantas korupsi dan penyelewengan, bersamaan itu memperhebat pembangunan Partai. Profesor Carl Thayer menilai bahwa dari sekarang sampai dengan Kongres Nasional ke-14 PKV, Vietnam akan mempertahankan secara mantap stabilitas politik dan tidak ada perubahan besar dalam kebijakan hubungan dalam negeri dan luar negeri. Hal ini akan membantu para investor asing merasa tenang.

Profesor Carl Thayer (Foto: Thanh Tu / VNA)

Profesor Carl Thayer beranggapan bahwa dengan kepemimpinan Sekjen, Presiden To Lam, Vietnam akan mencapai target untuk menjadi satu negara berkembang dengan industri modern dan pendapatan menengah tinggi pada tahun 2030. Sekjen, Presiden To Lam menonjolkan prioritas- prioritas dalam kebijakan hubungan luar negeri Vietnam pada waktu mendatang, di antaranya menegaskan akan terus memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga, mitra strategis, komprehensif, sahabat-sahabat tradisional, tidak henti-hentinya memperkokoh kepercayaan politik, kepentingan bersama, hubungan luar negeri yang damai, kerja sama setinggi-tingginya untuk perkembangan; memperkuat kontribusi dalam mempertahankan perdamaian, stabilitas di kawasan dan dunia; terus meningkatkan diplomasi multilateral, mengembangkan peranan sebagai anggota yang aktif dan bertanggung jawab di komunitas internasional.