Dalam program tersebut, panitia telah memberikan bingkisan kepada sanak keluarga para martir. Foto: VOV |
Program ini diselenggarakan untuk melanjutkan tradisi “Minum air, ingat pada sumbernya” dan “Balas budi” dari bangsa Vietnam, bersamaan itu mengimbau masyarakat supaya terus menaruh perhatian dan menyatakan terima kasih kepada para Ibu Vietnam Heroik, para martir, keluarga penerima kebijakan prioritas, dan orang yang berjasa terhadap revolusi. Melalui itu, mendidik semangat patriotisme, kebanggaan bangsa, dan meningkatkan kesadaran maupun tanggung jawab dari generasi muda terhadap generasi pendahulu yang telah gugur untuk membela Tanah Air.
Pada program tersebut, Mayor Jenderal Hoang Khanh Hung, Ketua Asosiasi Bantuan Keluarga Martir Vietnam, menekankan:
Menurut statistik, di seluruh negeri terdapat hampir 1,2 juta martir. Hampir 50 tahun sudah lewat, tanah air menjadi satu, tetapi bangsa Vietnam masih harus melakukan satu pekerjaan besar terhadap 530.000 martir, artinya hampir 530.000 keluarga masih menunggu untuk memulangkan tulang belulang sanak keluarganya ke kampung halaman. Di antaranya sekarang masih ada 180.000 tulang belulang martir yang sedang berbaring di medan perang.

