Demikian ditegaskan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh pada konferensi pengumuman perancangan dan promosi investasi Provinsi Long An yang berlangsung pada Selasa pagi (25 Juli), di Kota Tan An, Provinsi Long An.

PM Pham Minh Chinh berbicara pada konferensi tersebut (Foto: VOV)

Pada waktu mendatang, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa Provinsi Long An berupaya sampai tahun 2030 menjadi pusat perkembangan ekonomi yang dinamis, efektif, dan berkelanjutan di Vietnam Selatan, menjadi pintu gerbang di jalur koridor ekonomi perkotaan-industri di daerah dataran rendah sungai Mekong; merupakan simpuls kerja sama dan perdagangan penting antara Vietnam dan Kamboja. Selain itu, provinsi ini juga menuju ke target untuk membentuk koridor-koridor ekonomi, zona, pusat perkembangan dan perkotaan termotivasi.

PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa Provinsi Long An perlu terus meningkatkan reformasi administrasi, memperbaiki lingkungan investasi dan bisnis, meningkatkan daya saing; memperkuat dialog, secara tepat waktu menangani semua problematik; menciptakan kondisi yang kondusif bagi para investor dan badan usaha, dan sebagainya. Provinsi Long An juga perlu meningkatkan efektivitas hubungan luar negeri, integrasi internasional; fokus memperkuat hubungan persahabatan, kerja sama antara Vietnam dan Kamboja, memanfaatkan secara efektif peranan sebagai simpul perdagangan, kerja sama dengan daerah-daerah Kamboja.