![]() |
Sebelumnya, di media sosial, Resort World Manila telah mengumumkan bahwa kompleks ini sedang diblokade. Polisi membenarkan bahwa seorang pelaku utama yang tak dikenal nama-nya telah bunuh diri setelah memberondongkan senapan terhadap satu kelompok personel yang dipersenjatai dan sedang mencari-cari di tempat kejadian. Sampai Jumat (02 Juni) dini hari, polisi telah menemukan jasad tersangka tersebut dalam satu kamar di Resort ini. Kalangan otoritas memberitahukan bahwa sedikitnya ada 54 orang yang terluka karena dorong-mendorong dalam proses mencari jalan keluar.
Organisasi yang menamakan diri “Negara Islam” telah cepat menerima tanggung jawab sebagai pelaku serangan tersebut. Namun, Panglima Polisi Nasional Filipina, Rinald dela Rosa menegaskan bahwa serangan tersebut bukanlah aktiviats terorisme hanya merupakan perampokan yang dilalukan oleh militan sendirian. Militan ini, pada permulaan, tidak punya maksud membakar orang-orang siapa pun dalam kasino, hanya bermaksud merampok uang di sana. Filipina telah memobilisasi pasukan polisi bersenjata ke tempat kejadian untuk mengontrol situasi, sementara itu, tentara Filipina menyatakan akan mengikuti semua gerak-gerik.

