(VOVworld) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Nasional oposisi, sekaligus adalah anggota faksi oposisi Badr Jamous, baru-baru ini memberitahukan bahwa Pemerintah Suriah dan faksi oposisi telah melakukan pertemuan bersama pada pukul 10 Selasa pagi (1o Februari) menurut waktu lokal di Jenewa, Swiss.

Sebelumnya, pada hari perundingan tersendiri pada Minggu (9 Februari), dua pihak terus saling melemparkan kesalahan tentang kekerasan dan tidak ada pihak manapun yang mundur selangkah. Hingga sekarang ini, faksi oposisi tetap menegaskan bahwa cara satu-satunya untuk menghentikan perang saudara di Suriah ialah membentuk pemerintah transisi tanpa ada partisipasi Bahsar al Assad, pada saat itu, Pemerintah Suriah menyatakan bahwa hari depan Bashar al Assad tidak berada alam agenda konferensi. Sebagai penggantinya, Pemerintah Suriah menuntut supaya berfokus membahas cara menghentikan kekerasan dan semua aktivitas “teror”, maksudnya ialah serangan-serangan pemberontakan dengan bantuan asing./.
