Pada hari yang sama, Kaisar baru Naruhito telah memohon perdamaian bagi dunia dan menyampaikan pidato pertama kepada seluruh rakyat sehubungan dengan kesempatan ini. Kaisar Naruhito berikrar bertindak menurut Undang-Undang Dasar, berpikir dan mengabdi kepentingan rakyat. Dia juga memberitahukan akan “mengikuti” ayah-nya – Akihito, mantan Kaisar yang mendapat rasa cinta rakyat, orang yang telah membawa monakhir yang paling lama di dunia menjadi lebih dekat dengan rakyat, khususnya ketika terjadi bencana alam.
