Direktur DPAA, Kemhan AS, Kelly McKeague (Sumber: military.com)

Namun, dia menekankan bahwa akan smemakan waktu berbulan-bulan sebelum penggalian dimulai dan pekerjaan mengidentifikasi tulang-tulang yang menyisa akan memakan waktu bertahun-tahun.

13 tahun setelah kunjungan kerja terakhir di RDRK, AS bisa meneruskan pekerjaan ini setelah pemimpin RDRK, Kim Jong-un bersetuju dengan Presiden Donald Trump untuk mengadakan kembali pencarian dan penyerahan tulang-belulang serdadu AS dalam pertemuan puncak antara dua pemimpin AS-RDRK di Singapura pada tanggal 12/6 lalu. Menurut dokumen-dokumen sejarah, ada kira-kira 7.700 serdaru AS yang hilang di Semenanjung Korea, di antaranya 5.300 serdadu dianggap hilang di RDRK.