Pemimpin Republik Demokrasi Rakyat Korea , Kim Jong-un ( Foto: internet)

KCNA juga memberitahukan bahwa dua negara telah berbahas tentang “pandangan-pandangan yang serius” tentang situasi sekarang ini dan semua perkembangan baru di Semernanjung Korea. Dalam kunjungan di Tiongkok kali ini, Pemimpin Kim Jong-un mengunjungi satu institut pertanian dan satu pusat pengendalian lalu lintas di Beijing, Ibukota Tiongkok sebelum pulang kembali ke Pyong yang pada Rabu sore (20/6).

Sebelumnya KCNA juga memberitahukan bahwa dalam pembicaraan, Pemimpin Kim Jong-un menilai tinggi kerjasama strategis yang diperkokoh akhir-akhir ini di Pyong Yang dan Beijing, bersamaan itu menekankan tekat mengembangkan hubungan persahabatan, persatuan dan kerjasama antara dua Partai dan rakyat dua negeri. Kim Jong-un juga menyatakan keinginan mendapat bantuan yang diberikan Tiongkok terhadap “prospek denuklirisasi semenanjung Korea”.

Pemimpin Kim Jong-un juga berkomitmen bekerjasama dengan para pemimpin Tiongkok untuk menjamin “perdamaian yang sungguh-sungguh” dalam proses “membuka satu masa depan baru” di Semenanjung Korea.