Ilustrasi (Foto: AFP / VNA)

Yang patut diperhatikan, pada Minggu pagi (15 Mei), Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) memberitahukan bahwa negara ini baru saja mencatat 15 kasus kematian lagi akibat Covid-19, 296.180 orang dengan gejala demam di seluruh negeri. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah total kasus kematian akibat Covid-19 di RDRK menjadi 42. Menghadapi situasi ini, Pemimpin Kim Jong-un menyatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "kejadian besar" akibat penularan virus SARS-CoV-2. Dia juga meminta kepda para pihak berwenang supaya belajar pengalaman pencegahan dan penanggulangan pandemi dari beberapa negara, termasuk Tiongkok.

Di pihaknya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada 13 Mei, menegaskan kesediaan untuk membantu RDRK menghadapi pademi Covid-19.