Badan penerbangan dan angkasa luar nasional RDRK berencana untuk melakukan investigasi sebab setelah insiden tersebut.
Ilustrasi (Foto: Yonhap) |
Peluncuran tersebut dilakukan di pos peluncur satelit Sohae, tiga bulan setelah peluncuran satelit pengintai pertama RDRK gagal pada akhir bulan Mei lalu.
Peluncuran satelit RDRK berlangsung pada latar belakang latihan perang gabungan yang bernama “Ulchi Freedom Shield” yang dilakukan Tentara Republik Korea dan Amerika Serikat sudah dimulai dari tanggal 22 Agustus. RDRK sudah berulang kali mengecam latihan perang tersebut sebagai tindakan militer yang provokatif.

