Sekarang, Tentara Republik Korea sedang mempertahankan kesiagaan menghadapinya di tingkat tinggi, bersamaan itu berkonektivitas erat dengan Amerika Serikat (AS) dan Jepang tentang peluncuran yang dilaksanakan Pyong Yang. Sebelumnya, JSC menilai ini bisa merupakan peluncuran rudal balistik lintas benua (ICBM).

Sementara itu, Pasukan Bela Diri Pantai Jepang juga memberitahukan bahwa RDRK telah meluncurkan satu rudal balistik. Pemerintah Jepang memberitahukan bahwa rudal bisa jatuh di sebelah Barat Pulau Okushiri di Hokkaido.

Gerak-gerik RDRK berlangsung setelah kalangan otoritas Tentara AS dan Republik Korea menyelenggarakan diskusi pertahanan tahunan di Washington pada tgl 30 Oktober. Sekarang, Pyong Yang belum memberikan komentar apa pun tentang informasi tersebut.