![]() |
Dalam satu pernyataan, juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS), Letnan Kolonel Dave Eastburn menunjukkan bahwa pada Kamis dini hari tanggal 9/5 (menurut waktu AS), RDRK telah melakukan uji coba peluncuran banyak rudal balistik dari satu lokasi di RDRK Barat Laut. Rudal-rudal ini telah terbang sejauh lebih dari 300 Km ke arah timur sebelum jatuh ke laut.
Sebelumnya, Dewan Gabungan Kepala Staf Tentara Republik Korea (JCS) memberitahukan bahwa benda-benda terbang yang diluncurkan RDRK sebelumnya merupakan 2 rudal jarak pendek yang bisa terbang sejauh 420 Km dan 270 Km ke arah timur sebelum jatuh ke laut. Peluncuran itu dilakukan di Provinsi Pyongan Utara yang jauhnya kira-kira 77 Km dari Ibukota Pyong Yang ke sebelah barat laut.
Sementara itu, Kantor Berita Sentral RDRK “KCNA” memberitahukan bahwa Ketua Kim Jong-un telah mengawasi satu latihan “serangan jarak jauh”. KCNA memberitahukan: “pada posisi sebagai komandan, Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un telah mempelajari satu rencana serangan dengan peralatan-peralatan serangan jarak jauh dan telah memerintahkan mengawali latihan ini.

