Pesawat-pesawat milik AS dan Republik Korea dalam latihan gabungan di wilayah laut bagian barat Republik Korea, 3 Maret 2023 (Foto: Yonhap / VNA)

Menurut komunike ini, latihan perang tersebut merupakan tindakan yang menimbulkan eskalasi ketegangan militer yang berbahaya, dapat mendorong situasi di Semenanjung Korea tenggelam dalam ke jalan buntu. Dengan mengerahkan pesawat B-52, Pyong Yang beranggapan bahwa bahaya perang nuklir di semenanjung sedang berpindah dari tahapan imajinasi ke tahapan nyata. RDRK dengan gigih menuntut AS dan Republik Korea supaya menghentikan kegiatan-kegiatan militer yang dianggap negara ini sedang mengancam perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Pada Senin (6 Maret), Republik Korea dan AS mulai melakukan latihan-latihan gabungan angkatan udara di laut Kuning, dengan partisipasi setidaknya satu pesawat pembom strategis B-52H yang bisa membawa senjata nuklir, pesawat-pesawat tempur F-15K dan KF-16 milik Republik Korea. Sebelumnya, pada 3 Maret, dua sekutu ini juga telah melakukan latihan-latihan serupa, di antaranya mengerahkan pesawat pembom B-1B milik AS.