Presiden AS, Donadl Trump (kanan) dan Pemimpin RDRK, Kim jong-un di Singapura (Foto: VNA)

Pada pekan lalu, Kementerian Hukum AS memberitakan bahwa badan ini telah menangkap satu kapal barang RDRK yang dianggap oleh Washington sebagai sedang mengangkut batu bara dan mesin dan melanggar sanksi-sanksi internasional. Kapal RDRK yang ditangkap adalah kapal “Wise Honest”, kapal barang yang besarnya nomor dua dari negara ini. Ini untuk pertama kalinya AS melakukan penangkapan terhadap satu kapal RDRK.

Sementara itu, penjabat Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan memberitahukan bahwa Washington tetap berfokus pada kebijakan diplomatik untuk melakukan perlucutan program senjata nuklir RDRK, tetapi tentara AS akan selalu mempunyai persiapan kalau upaya diplomatik mengalami kegagalan.