![]() |
Wakil Panglima Angkatan RDRK, Ri Su Gyong telah mengeluarkan celaan setelah pidato Laksamana muda, Sawyer, Panglima Tinggi yang baru dari Armada Angkatan Laut nomor 7, AS di Jepang. Ketika menyindir latihan perang ini, Ri Su Gyong menyatakan bahwa “AS sedang melaksanakan tindakan-tindakan ilegal di sekitar wilayah RDRK dan Republik Korea”. Selain itu, dia juga memperingatkan para sekutu AS seperti Inggris dan Australia supaya “akan menghadapi satu akhri-nya yang tragis kalau mereka bermain dengan api”.
Sementara itu, seorang peserta Konferensi tersebut memberitahukan bahwa Laksamana muda Sawyer telah menegaskan semua tindakan militer AS “berdasarkan pada hukum internasional”. Sebelumnya, Washington dan Seoul menekankan bahwa latihan-latihan perang tersebut hanya bersifat defensif. Namun, Pyong Yang secara terus-menurus menuduh ini sebagai gladi bersih bagi perang agresi terhadap RDRK.

