![]() |
Kantor Berita sentral Korea (KCNA) memberitahukan bahwa semua perilaku kriminalitas yang dilakukan para warga negara AS yang ditangkap petugas RDRK akhir-akhir ini akan cepat diumumkan.
Pada April lalu, petugas RDRK telah menangkap dua orang warga negara AS dengan tuduhan “melakukan tindakan permusuhan” untuk menggulingkan Pemerintah Pyong Yaong. Semua penangkapan terhadap warga negara AS di RDRK berlangsung pada latar belakang eskalasi ketegangan yang bersangkutan dengan program nuklir dan rudal yang dilaksanakan Pyong Yang. Sampai saat ini, Pemerintah AS pimpinan Presiden Donald Trump selalu berseru menimbulkan “tekanan maksimal” terhadap RDRK agar negara ini melepaskan ambisi pengembangan nuklir.

