Ilustrasi (Foto: VNA)

Juru bicara Kemlu RDRK menunjukkan bahwa ini merupakan aktivitas dalam latihan militer periodik dan tidak menyasar pada siapapun, juga tidak menyeriuskan situasi di kawasan.

Sebelumnya, RDRK, pada tanggal 4/5, telah melakukan peluncuran uji peralatan-peralatan terbang jarak pendek yang tidak ditetapkan, di antaranya ada senjata pemandu strategis yang baru saja dibuat. Uji coba rudal ini dianggap memanifestasikan pandangan Pyong Yang ketika perundingan-perundingan nuklir dengan AS mengalami kemacetan.