Demikianlah pernyataan Kepala Dierktur Jenderal urusan AS dari Kementerian Luar Negeri RDRK, Kwon Kong-gun yang dimuat oleh Kantor Berita Sentral Korea (KCNA). Pejabat ini juga memberitahukan lagi bahwa uji-uji coba senjata RDRK baru-baru ini adalah “aktivitas permanen untuk memodernisasi senjata konvensional”. Pernyataan ini dikeluarkan sehari setelah Pyong Yang meluncurkan dua benda yang dianggap sebagai rudal balistik jarak pendek ke Laut Jepang, kali peluncuran ke-5 dalam waktu dua pekan ini dan pada latar belakang Republik Korea-AS siap memulai tahap utama latihan perang pada Minggu (11 Agustus).