Informasi ini diumumkan oleh RDRK setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan kepercayaan bahwa pemimpin RDRK, Kim Jong-un akan mempertahankan janjiannya.

Sebelumnya, pada Sabtu pagi (4 Mei), RDRK telah meluncurkan beberapa benda terbang dengan jaraknya dari 70-200 kilometer di laut. Peluncuran ini dianggap sebagai pesan keras yang disampaikan oleh pemimpin RDRK kepada Presiden AS pada latar belakang perundingan-perundingan nuklir sedang mengalami kemacetan, membuktikan bahwa Pyong Yang semakin kehilangan kesabaran terhadap perundingan nuklir yang mengalami kemacetan dengan AS serta kerjasama ekonomi antar-Korea seolah-olah tidak mengalami perkembangan.