![]() |
Menurut KCNA, Deputi Menteri Luar Negeri Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) urusan hubungan dengan AS, Ri Thae Song mengatakan bahwa AS “sedang ingin mengulur-ulur waktu” untuk memaksa RDRK supaya mempertahankan dialog alih-alih memberikan konsesi.
Pada hari yang sama, pesawat pengintai AS terbang lagi melalui Semenanjung Korea. Perihal AS terus-menerus mengirim pesawat pengintai selama berhari-hari ini dianalisis untuk memperkuat pengawasan gerak-gerik selanjutnya dari RDRK setelah negara ini pada tanggal 28/11 meluncurkan rudal dari kawasan Yeonpo, di provinsi Hamgyong Selatan.

