![]() |
Kantor berita Sentral Korea (KCNA) menyatakan bahwa latihan perang “Max Thunder” antara semua pasukan angkatan udara Republik Korea dan AS adalah latihan bagi agresi terhadap RDRK dan merupakan tindakan permusuhan pada saat hubungan antar-Korea sedang menjadi hangat.
Pada pembicaraan tingkat tinggi tersebut direncanakan akan berlangsung pada Rabu (16/5) di Rumah Perdamaian (wilayah Republik Korea) di desa gencatan senjata Panmunjom, untuk membahas langkah-langkah menggelarkan “Pernyataan Bersama Panmunjom” demi perdamaian, penyatuan dan kemakmuran di Semenanjung Korea yang dicapai oleh Presiden Republik Korea, Moon Jae-in dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un di pertemuan yang bersejarah pada 27/4 lalu di desa gencatan senjata Panmunjom.
Latihan perang “Max Thunder” Republik Korea dan AS, pada Jumat (11/5), telah dimulai dengan partisipasi dari kira-kira 100 pesawat. Latihan perang tahunan sejak tahun 2009 ini berlangsung pada latar belakang AS dan RDRK siap melakukan pertemuan puncak di Singapura pada 12/6 mendatang dengan isi utama ialah masalah denuklirisasi Semenanjung Korea.

