Citra Basis Nuklir Yongbyon yang dimotretkan satelit (Foto: VNA) |
IAEA telah tidak bisa mengakses RDRK sejak 2009 dan terutama mengawasi kegiatan nuklir RDRK dari jauh, sebagian besar melalui gambar satelit. Laporan IAEA mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda operasi reaktor di kompleks nuklir Yongbyon, RDRK sejak Desember 2018 hingga awal Juli 2021. Namun, pada kenyataannya, dari saat itu hingga saat ini, ada banyak tanda yang sesuai menunjukkan reaktor tersebut beroperasi seperti keluarnya air pendingin.

