![]() |
Kantor Berita Negara Korea (KCNA), pada Kamis (01 November), telah mengutip pidato pemimpin Kim Jong-un dalam kunjungan-nya di zona pariwisata Wonsan-Kalma yang isi-nya menekankan bahwa kekuatan-kekuatan permusuhan sedang berupaya secara gila-gilaan mempertahankan sanksi-sanksi keras untuk mencegah Pyong Yang mendorong kesejahteraan dan perkembangan rakyat harus berubah dan menyerah.
Pemimpin Kim Jong-un menegaskan bahwa RDRK telah mengatasi kesulitan, menggeliat menjadi satu negara perkasa dengan kekuatan, teknologi dan upaya keras secara nonstop. Dia juga menekankan sukses-nya proyek pembangunan dengan skala besar di kawasan akan merupakan balasan terhadap kekuatan-kekuatan permusuhan.

