Televisi Republik Korea meliput berita tentang peluncuran rudal RDRK pada 29/9/2022. (Foto: AFP / VNA)

Dalam pernyataan terpisah, Dewan Keamanan Nasional Republik Korea (NSC) menunjukkan bahwa peluncuran rudal RDRK terkini ini terus menimbulkan ketegangan di Semenanjung Korea dan di kawasan. NSC menegaskan bahwa tentara Republik Korea selalu mempertahankan kesiagaan untuk semua situasi darurat.

Markas Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat menilai bahwa peluncuran rudal RDRK terkini tidak segera menimbulkan ancaman terhadap AS dan para sekutunya. Pernyataan tersebut memberitahukan bahwa AS sedang melakukan “konsultasi erat” dengan para sekutu dan mitranya, menekankan bahwa peluncuran –peluncuran rudal menunjukkan dampak yang menimbulkan instabilitas dari program-program pengembangan senjata nuklir dan rudal balistik RDRK.