Perdana Menteri Republik Korea, Lee Nak-yon (Foto: VNA)

Perdana Menteri Republik Korea, Lee Nak-yon, pada Kamis (25/7), mengeluarkan pernyataan tersebut ketika memimpin sidang Pemerintah mingguan negara ini pada saat Jepang siap mengeluarkan keputusan terakhir yang bersangkutan dengan rencana mengeluarkan Republik Korea dari “daftar putih” negara-negara yang memperoleh prioritas dalam prosedur ekspor. Dia menyatakan bahwa Republik Korea bersedia dengan langkah-langkah diplomatik dan menginginkan agar Jepang mengeluarkan keputusan yang tepat. Dia memperingatkan bahwa kalau Tokyo memperburuk situasi, hubungan tegang antara dua negara bisa “melampaui pengontrolan”.

Direncanakan, dalam beberapa hari mendatang, Jepang akan mengumumkan keputusan tentang apakah mengeluarkan Republik Korea dari “daftar putih” atau tidak setelah mengakhiri konsultasi tentang masalah ini pada Rabu (24/7).