![]() |
Ketika berbicara di depan kalangan pers setelah pertemuan di pulau Jeju, Republik Korea, Utusan Khusus urusan masalah nuklir dari AS, Joseph Yun memberitahukan bahwa Presiden dua negara juga ingin menemukan satu cara memecahkan secara damai masalah nulkir RDRK.
Pada fihaknya, Utusan Khusus urusan masalah nuklir dari Republik Korea, Lee Do-hoon menekankan makna pengiriman utusan khusus yang dilakukan Tiongkok ke Pyong Yang dan mengatakan jelas bahwa Republik Korea sedang memantau secara erat hasil kunjungan tersebut.
Dalam perkembangan yang bersangkutan, dalam pidato pertama tentang kebijakan di depan Parlemen Jepang setelah dipilih kembali menjadi Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, pada Jumat (17 November), telah berkomitmen mendorong kebijakan diplomatik yang “berinsiatif”, meliputi meningkatkan tekanan terhadap RDRK.

