Rudal yang dianggap sebagai rudal balistik interkontinental (ICBM) di parade militer di Pyong Yang, RDRK, pada 16/4. (Foto:Yonhap/Kantor Berita Vietnam)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert memberitahukan: Pada pembicaraan telepon ini, Menlu Rex Tillerson menegaskan: Washington berkomitmen akan selalu “kuat dan komprehensif” dalam membela Seoul beserta para sekutu yang lain di kawasan; kebijakan AS terhadap Republik Korea dan RDRK adalah konsisten. Juru bicara Heather Nauert menunjukkan: “Dua pihak berkomitmen akan berkerjasama erat untuk mendorong hubungan AS-Republik Korea dan menegaskan lagi komitmen bersama terhadap satu semenanjung Korea yang damai, stabil dan denuklirisasi”.

Pembicaraan telepon tersebut berlangsung pada latar belakang muncul kekhawatiran-kekhawatiran bahwa Pyong Yang mungkin sedang mempersiapkan satu uji coba peluncuran rudal balistik lagi sehubungan dengan peringatan ultah ke-64 hari dua bagian negeri Korea menandatangani Permufakatan Gencatan Senjata dalam Perang Korea (1950-1953).