Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Korea, Utusan Khusus urusan masalah nuklir dari Republik Korea, Lee Do-hoon dan timpalannya dari AS, Stephen Biegun telah berbagi penilaian-penilaian tentang situasi di Semenanjung Korea dan membahas hubungan kerjasama untuk mencapai prospek yang “sesungguhnya” dalam proses mendorong denuklirisasi.

Pembicaraan telepon tersebut dilaksanakan menurut rekomendasi Stephen Biegun pada latar bekalang munculnya banyak kekhawatiran bahwa Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) berfokus menanggulangi wabah Covid-19 dan Presiden AS, Donald Trump sedang menyiapkan pemilihan presiden yang akan diadakan pada bulan November mendatang yang banyak kemungkinan berpengaruh negatif terhadap upaya mengadakan kembali perundingan nuklir AS-RDRK.