![]() |
Latihan perang yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberitahukan menghentikan latihan-latihan gabungan antara Amerika Serikat dan Republik Korea selama waktu melakukan perundingan dengan RDRK.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Choi Hyun-soo memberitahukan bahwa “latihan perang untuk membela Kepulauan Dokdo merupakan aktivitas latihan periodik yang dilakukan guna mencegah satu agresi dari pasukan-pasukan dari luar”.
Sebelumnya, pada Minggu (17/6), kalangan otoritas Republik Korea memberitahukan bahwa latihan perang di laut periodik ini akan ada partisipasi dari angkatan-angkatan laut, marinir, angkatan udara dan pasukan penjaga pantai negara ini.

