Ketika berbicara di depan satu jumpa pers periodik, juru bicara Kementerian Unifikasi Republik Korea, Baik Tae-hyun menunjukkan: “Ada kemungkinan para wirausaha bisa datang ke pabrik-pabrik-nya dalam zona industri ini dengan maksud memeriksa harta bendanya, bukan untuk mengadakan kembali aktivitas menurut sanksi-sanksi sekarang. Kami akan mempelajari tuntutan mereka dengan mempertimbangkan bermacam-bermacam faktor lain, terdiri dari hasil konsultasi dengan RDRK dan perbahasan-perbahasan dengan semua kementerian yang bersangkutan, berupaya untuk mencapai pengertian dari AS dan komunitas internasional”.