Ketika berbicara di depan kalangan pers pada Senin (12 Juni), juru bicara Kementerian Reunifikasi Republik Korea, Lee Duk-haeng menekankan Pemerintah Republik Korea membela pendirian-nya bahwa masalah temu pergaulan sipil antarKorea akan ditinjau secara luwes dalam skala yang tidak merugikan sanksi-sanksi dari komunitas internasional.

Juru bicara Kementerian Reunifikasi Republik Korea, Lee Duk-haeng (Foto: ariang/ baomoi.com)

Pendirian ini berdasarkan pada kebijakan Seoul ialah tidak menginginkan bahwa hubungan antarKorea menjadi buruk. Tanpa memperdulikan ekalasi ketegangan di semenanjung Korea, Presiden Republik Korea, Moon Jae-in akan terus mengusahakan cara memperkuat hubungan dengan RDRK melalui kerjasama ekonomi dan temu pergaulan sipil. Sejak dilantik, Pemerintah pimpinan Presiden Moon Jae-in telah menerima 15 rekomendasi kontak sipil dengan RDRK.