Kementerian Unifikasi Republik Korea memberitahukan: Negara ini bersama-sama dengan Amerika Serikat dan dan Jepang sekarang sedang mengadakan konsultasi yang ketat dan tegas mengatakan perlu memenuhi persyaratan-persyaratan yang cocok untuk mengadakan kembali perundingan-perundingan tentang denuklirisasi semenanjung Korea.
![]() |
Sebelumnya, pada Senin (17 Juli), Republik Korea meminta supaya mengadakan perundingan militer antarKorea pada tanggal 21 Juli ini untuk mengurangi ketegangan sepanjang garis perbatasan, bersamaan itu meminta supaya mengadakan perundingan antara Lembaga Palang Merah dua pihak pada tanggal 1 Agustus mendatang untuk mengadakan kembali aktivitas reuni keluarga-keluarga yang terpisah karena perang Korea (1950-1953). Ketika memberikan reaksi kepada masalah ini, Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer menilai bahwa persyaratan-persyaratan ini “masih jauh” barulah bisa mengadakan kembali dialog dengan Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK).
Pada pihak Jepang, Tokyo pada awalnya menekankan prioritas sekarang ialah perlu memperkuat tekanan terhadap RDRK melalui sanksi-sanksi, namun setelah itu menyatakan rencana Seoul tidak bertentangan dengan kebijakan ini. Sementara itu, Tiongkok menyambut baik usulan Republik Korea dalam mengadakan dialog dan menganggap bahwa gerak-gerik ini akan membantu mengurangi ketegangan di semenanjung Korea.

