Menurut JSC, serangan dengan meriam terebut terjadi pada Minggu (03 Mei) pagi, pukul 7.45 di Kotamadya perbatasan pusat Cheorwon.
Penembakan senapan dilepaskan dari pihak Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) terhadap satu pos penjagaan Republik Korea di DMZ sehingga pasukan Republik Korea harus mengeluarkan peringatan di gelombang radio dan dua kali melepaskan tembakan balasan. Sekarang belum ada laporan tentang kerugian setelah penembakan tersebut.
