![]() |
Peluncuran tersebut berlangsuung pada pukul 2.59 dan 3.23, Jumat pagi (2/8), waktu lokal, dari Yonghung, Provinsi Hamgyong-nam, menuju ke laut bagian timur. Informasi-informasi tersebut dikeluarkan pada satu rapat darurat para pejabat keamanan senior, yang berlangsung di pusat penanganan krisis di dalam zona gabungan Istana Presiden di Seoul. Jurubicara Gedung Biru (Istana Presiden Republik Korea), Ko Min-jung, memberitahukan bahwa berdasarkan satu analisa sementara, Pemerintah Republik Korea dan Amerika Serikat percaya bahwa benda-benda terbang yang baru saja diluncurkan ini adalah SRBM yang baru. Dia juga menambahkan bahwa Seoul dan Washington akan terus melakukan koordinasi untuk menetapkan detail-detail yang berkaitan.
Dalam satu reaksi yang bersangkutan, Kementerian Unifikasi Republik Korea, pada hari yang sama menyatakan “sangat menyesalkan” ketika RDRK terus meluncurkan benda-benda terbang pada 2/8 lalu, bersamaan itu menekankan bahwa tindakan ini akan berdampak negatif terhadap semua upaya perdamaian di Semenanjung Korea.

