Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa pada tanggal 18 Agustus, AS telah meluncurkan uji coba rudal penjelajah di darat. Senjata-senjata seperti itu dilarang menurut Traktat INF yang ada dari tahun 1987. Pemimpin Rusia menegaskan bahwa Rusia belum pernah ingin, tidak ingin dan akan tidak ikut serta dalam perlombaan senjata yang memakan banyak biaya dari perekonomian Tanah Air.
Presiden Rusia, Vladimir Putin menugasi Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, Kementerian Luar Negeri dan semua kementerian serta instansi yang bersangkutan supaya menganalisis taraf ancaman yang ditimbulkan oleh tindakan-tindakan AS dan melaksanakan langkah-langkah balasan sepantas. Bersamaan itu, Rusia tetap seperti sebelumnya bersedia melakukan dialog secara sama derajat dan konstruktif dengan AS untuk memulihkan kepercayaan dan memperkuat keamanan internasional.
