Kantor Berita “TASS” mengutip kata-kata juru bicara Kementrian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova yang memberitahukan: “Pelaksanaan serangan-serangan udara yang semau-maunya terhadap wilayah satu negara yang berdaulat, dalam kasus ini, kami sedang berbicara tentang Suriah yang perlu dihapuskan”. Menurut dia, serangan-serang udara seperti itu meningkatkan ketegangan di kawasan.

Yang bersangkutan dengan Israel, pada hari yang sama, Perdana Menteri negara ini, Benjamin Netanyahu memperingatkan akan melakukan serangan balasan yang “berlumuran darah” kalau kelompok-kelompok senjata Palestina mengadakan kembali tindakan-tindakan permusuhan pada saat ketegangan meningkat yang bersangkutan dengan Jalur Gaza.