Gerak-gerik tersebut berlangsung pada latar belakang muncul sumber-sumber berita yang memberitakan bahwa OPEC dan para sekutu-nya sedang mempertimbangkan pengurangan volume minyak kira-kira 500.000 barel perhari lagi karena akibat wabah virus Corona tiper baru terhadap kebutuhan minyak.
Pada hari yang sama, Kantor Berita “Reuters” dari Inggris mengutip sumber-sumber informasi bahwa OPEC+ sedang berencana mengadakan sidang tingkat menteri dari 14-15/2 ini untuk membahas masalah ini.
