Kemhan Rusia juga memberitahukan bahwa Uni Emirat Arab telah memainkan peranan mediator dalam proses pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina. Pertukaraan tahanan ini berlangsung hanya dua pekan setelah Tentara Ukraina secara mendadak menyerang Provinsi Kursk dari Rusia setelah banyak bulan disiapkan secara rahasia.