Dalam pemberitahuannya, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa untuk mempersiapkan kegiatan kemanusiaan di wilayah sekitar Oleshky, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia telah menghentikan operasi di front Kherson dan menetapkan “rezim gencatan senjata” yang berlaku mulai pukul 04.00 tanggal 27 Oktober waktu Rusia, atau pukul 08.00 pada hari yang sama, WIB.
Sehari sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa unit-unit dari kelompok tempur “Dnepr” telah melakukan operasi pembersihan ranjau, termasuk pembersihan ranjau darat dan jebakan di sepanjang jalur utama menuju Oleshky. Langkah ini bertujuan menjamin keselamatan warga serta kelancaran pengangkutan barang kebutuhan pokok.
Dalam keterangannya kepada media, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow berharap semua pihak mematuhi kesepakatan yang dicapai dalam kerangka operasi kemanusiaan tersebut. Ia menambahkan bahwa mekanisme gencatan senjata di Oleshky dapat menjadi model bagi penerapan kesepakatan serupa di wilayah-wilayah lain dalam cakupan zona operasi militer khusus. Sebelumnya, tentara Ukraina juga menyatakan akan melakukan “segala upaya yang memungkinkan untuk membantu penduduk Oleshky”.
