Informasi ini diumumkan oleh Komisaris Hak Asasi Manusia (HAM) Rusia, Yana Lantratova. Di pihak Ukraina, kepala kelompok Partai “Pelayan Rakyat” yang berkuasa dalam Parlemen, David Arakhamia juga mengonfirmasi hal tersebut.

Yana Lantratova menyatakan bahwa hingga pukul 17.30 tanggal 27 Oktober, waktu setempat, tidak terdeteksi adanya pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata dari kedua belah pihak. Sementara itu, David Arakhamia memberitahukan bahwa ini merupakan gencatan senjata terbesar yang diterapkan di sepanjang garis depan terpanjang di Ukraina Selatan dan menilai bahwa langkah ini menjadi gelombang de-eskalasi terbesar sejak tahun 2022.

Komisaris HAM Rusia menegaskan akan terus melakukan pertemuan kerja dengan Komisaris HAM Parlemen Ukraina, Dmytro Lubinets melalui mediator dan koordinator Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump.