Kapal MV Brave Commander yang membawa 30 ton gandum Ukraina berlabuh di pelabuhan Djibouti pada 30 Agustus 2022. Foto: AFP/VNA |
Sebelumnya pada hari yang sama, tentara Rusia menuduh Ukraina menyerang Armada Laut Hitam dari Moskow di Pelabuhan Sevastopol di tepi Semenanjung Krimea dengan pesawat terbang nirawak (UAV), sehingga salah satu kapal armada ini mengalami kerusakan ringan.
Memberikan reaksi terhadap kasus tersebut, Stephane Dujarric, juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberitahukan bahwa badan ini sedang menghubungi kalangan otoritas Rusia. Ia menekankan, hal utama ialah semua pihak megekang diri dan jangan melakukan suatu tindakan manapun yang merugikan kesepakatan.

